OMESURI, NTT, nirmedia.co – Semangat “Negara Hadir Sampai ke Pintu-Pintu Rumah Warga” kembali dibuktikan oleh Tim GISA 3T Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kali ini, mereka mendatangi langsung rumah Nenek Yuliana Areq, seorang lansia berusia 85 tahun di Desa Hingalamamengi, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk membantunya mendapatkan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el).

Awalnya, Tinus, seorang warga Desa Hingalamamengi, datang ke Kantor Desa Hingalamamengi untuk mengurus dokumen kependudukan. Di sana, dia bertemu dengan Tim GISA 3T yang sedang melakukan pelayanan. Tinus kemudian menceritakan bahwa neneknya, Nenek Yuliana, belum memiliki KTP-el karena kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan untuk datang ke kantor desa.
Mendengar cerita Tinus, Zainudin, selaku Perencana Ahli Muda Ditjen Dukcapil, langsung berkoordinasi dengan ketua Tim GISA 3T Lembata, Zefanya Yosua Jocom, dan tim teknis pelayanan untuk segera mendatangi rumah Nenek Yuliana.
Perjalanan menuju rumah Nenek Yuliana tidaklah mudah. Tim harus menempuh jarak beberapa ratus meter dari kantor desa dengan kondisi jalan yang kurang memadai. Setibanya di rumah Nenek Yuliana, tim langsung membantu proses perekaman KTP-el.
Proses perekaman KTP-el Nenek Yuliana terbilang rumit karena kondisi kesehatannya yang sudah renta. Sidik jarinya pun sulit terbaca oleh alat perekam. Namun, dengan kesabaran dan ketelatenan, tim akhirnya berhasil menyelesaikan proses perekaman.
“Proses perekamannya cukup rumit karena sidik jari Nenek Yuliana sudah tipis dan sulit terbaca alat. Tapi, alhamdulillah, dengan beberapa trik, sidik jarinya bisa terbaca dan KTP-elnya bisa dicetak,” jelas Zefanya.
KTP-el Nenek Yuliana kemudian dicetak dan diserahkan kepada anaknya. Nenek Yuliana dan keluarganya pun merasa sangat senang dan bersyukur atas bantuan Tim GISA 3T.
“Terima kasih banyak kepada Tim GISA 3T yang sudah membantu nenek saya mendapatkan KTP-el. Nenek saya sangat senang sekali,” kata anak Nenek Yuliana.
Pesan Dirjen Dukcapil Direktur Jenderal Dukcapil, Teguh Setyabudi, mengapresiasi kinerja Tim GISA 3T yang telah menunjukkan dedikasi dan komitmennya dalam melayani masyarakat, khususnya bagi mereka yang mengalami kesulitan untuk mengakses layanan Dukcapil.
“Ini merupakan bukti nyata bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat, bahkan sampai ke pelosok desa. Saya harap Tim GISA 3T terus semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Teguh.
Tim GISA 3T berada di Lembata selama 3 hari, dari tanggal 5 hingga 7 Juni 2024. Mereka melayani masyarakat di 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Omesuri, Wulandoni, dan Nagawutung.
Selama di Lembata, Tim GISA 3T berhasil menghasilkan 482 output dokumen kependudukan, di antaranya 130 kartu keluarga, 21 surat keterangan pindah, 47 akta kelahiran, 19 akta kematian, 4 akta perkawinan, 15 biodata bakak, 50 perekaman KTP-el, 195 cetak KTP-el, dan 1 cetak KTP-el luar domisili.(An/nir).







